Desa TAPIS Dicanangkan di Bhakti Negara, PKK Lampung Tinjau Layanan dan UMKM
WAYKANAN — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., mengunjungi Kampung Bhakti Negara, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Waykanan, dalam rangka pencanangan dan pembinaan Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) Tahun 2026, Rabu (9/9/2026).
Kedatangan rombongan disambut Bupati Waykanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., Sekretaris Daerah Waykanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Plt. Ketua TP PKK Waykanan Ciunah, S.Keb., serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Dhelya Machiavelli.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TP PKK Provinsi Lampung dan TP PKK Waykanan dalam mendorong pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, rombongan meninjau sejumlah layanan dan program masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan dan Posyandu, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pelayanan keluarga berencana, bantuan sosial, pendidikan anak usia dini, hingga perpustakaan keliling.
Peninjauan juga mencakup pelayanan administrasi kependudukan, kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), program ekonomi keluarga, kegiatan Dekranasda, serta Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Rombongan turut melihat kebun PKK dan kegiatan pengelolaan lingkungan, termasuk bank sampah di Dusun 2 Kampung Bhakti Negara. Program tersebut diharapkan mendukung kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang nilai ekonomi bagi masyarakat.
Bupati Waykanan, Ayu Asalasiyah, mengapresiasi kunjungan dan pembinaan yang dilakukan TP PKK Provinsi Lampung. Menurutnya, kegiatan itu dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah, kader PKK, dan masyarakat untuk mengembangkan program pemberdayaan keluarga secara berkelanjutan.
Ayu menyebut sejumlah potensi Kampung Bhakti Negara yang dapat terus dikembangkan, di antaranya kampung ramah keluarga, Hatinya PKK, UP2K, Posyandu, ketahanan pangan, dan pendidikan.
Ia berharap pencanangan Desa TAPIS tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan melalui program nyata yang memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat di tingkat kampung.






Komentar